https://youradexchange.com/video/select.php?r=10565086 DPUTR Kabupaten Kuningan Sukses gelar program Pamiarsa rereongan sapeuting di Kecamatan Ciwaru - Radar Moralitas

DPUTR Kabupaten Kuningan Sukses gelar program Pamiarsa rereongan sapeuting di Kecamatan Ciwaru


Kuningan RM-

Baru baru ini DPUTR Kabupaten Kuningan Sukses menggelar program Pamiarsa Rereongan sapeuting (Pangwangunan Air minum sareng sanitasi rereongan sankan pegat ti stunting ) ,di wilayah Kecamatan Ciwaru yang bersumber anggaran salahsatunya dari APBD provinsi Jawa Barat 


Menurut Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan Ir. I. PUTU BAGIASNA, MT melalui Sub Substansi penyehatan lingkungan Nur Jamaludin,S.T,.M.Si, program tersebut merupakan salah satu intervensi kegiatan dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting khususnya Kecamatan Ciwaru dengan tujuan peningkatan Akses air minum dan sanitasi layak melalui pengelolaan dan pembangunan SPAM IKK dan SPAL-D serta peningkatan kapasitas masyarakat tentang hidup bersih sehat.

"Program ini merupakan salah satu program penyelenggaraan prasarana air minum dan sanitasi untuk sektor air limbah yang dalam pelaksanaannya menggunakan pendekatan dan pemberdayaan masyarakat," paparnya


Tujuan utamanya program ini meadalah menekan atau menurunkan angka stunting di kabupaten Kuningan khususnya di lokus penanganan stunting Kabupaten Kuningan 

" Mudah mudahan dengan mudahnya akses air minum dan prasarana sanitasi yang memadai serta kesadaran masyarakat akan hidup sehat, semoga kedepan Kabupaten Kuningan khususnya Daerah lokus stunting termasuk Kecamatan Ciwaru, bisa terbebas dari stunting," tambahnya 



Untuk masalah pembiayaan program ini adalah multi pendanaan 

"Selain anggaran dari Pemprov kegiatan ini juga pendanaannya berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten, serta pemerintahan desa melalui penyertaan modal oada BUMDES bersama," tuturnya.


"Alhamdulillah kegiatan dari awal perencanaan sampai saat ini , berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti,dan hasilnya atau hasilnya mudah mudahan cepat di rasakan oleh masyarakat," Pungkasnya 

(Fulls)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.