-->

Notification

×


 


 


 

IGTKI-PGRI Kuningan Kolaborasi dengan MAHAKA Training Center, Gelar Pengkajian Ramadan untuk Guru TK

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T01:39:24Z


Kuningan RIN- 

Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan MAHAKA Training Center menggelar kegiatan Pengkajian Ramadan secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (15/3/2026). 


Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari para guru TK, kepala sekolah, pengawas, serta pegiat pendidikan anak usia dini dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan. Pengkajian Ramadan ini mengangkat tema “Urgensi Mind Shifting Menuju Pribadi Taqwa”, yang bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual sekaligus membangun pola pikir positif bagi para pendidik, khususnya guru taman kanak-kanak.



Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang memberikan nilai tambah, khususnya dalam memperkuat spiritualitas dan refleksi diri bagi para pendidik.


“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat menjadi ruang refleksi bagi para guru untuk terus memperbaiki diri, baik dari sisi spiritual maupun profesionalitas dalam mendidik anak-anak,” ujarnya.


Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengkajian Ramadan seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan karakter dan spiritualitas para pendidik, khususnya guru TK.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan ini. Penguatan spiritual seperti ini sangat penting agar para guru memiliki keseimbangan antara kompetensi profesional dan pembentukan karakter,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, S.Pd.I., M.Pd mengatakan bahwa kegiatan pengkajian Ramadan menjadi salah satu program organisasi dalam membina sekaligus memperkuat karakter para guru TK.


“Guru bukan hanya berperan sebagai pendidik di kelas, tetapi juga sebagai teladan bagi anak-anak. Karena itu, penting bagi para guru untuk terus memperbaiki diri, baik dari sisi keilmuan, sikap, maupun spiritualitas,” ungkapnya.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas para guru, khususnya dalam membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.


Pengkajian Ramadan ini menghadirkan Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd sebagai narasumber utama. Ia merupakan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Ketua ICMI Orda Kuningan, sekaligus Founder MAHAKA Training Center. Selain itu, turut hadir pula Oman Suryaman, M.Pd selaku Direktur MAHAKA Training Center.


Dalam pemaparannya, Nanan menekankan pentingnya perubahan cara pandang atau mind shifting bagi para pendidik. Ia menjelaskan bahwa profesi guru seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai rutinitas pekerjaan, melainkan sebagai sebuah misi kehidupan yang memiliki nilai kebermanfaatan bagi banyak orang.


Menurutnya, perubahan seseorang dimulai dari beberapa tahapan penting, yaitu dari hati, pikiran, hingga akhirnya membentuk pola pikir yang lebih berkembang.


“Perubahan dimulai dari hati, yakni niat, nilai, dan spiritualitas. Lalu diperkuat melalui proses belajar dan refleksi,” kata Nanan dalam pemaparannya.


Ia menambahkan bahwa ketika seseorang memiliki growth mindset, yaitu keyakinan bahwa dirinya dapat terus berkembang melalui proses belajar, maka perubahan pola pikir akan terjadi secara bertahap.


Direktur MAHAKA Training Center Oman Suryaman, M.Pd juga menyampaikan bahwa kegiatan pengkajian Ramadan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran spiritual sekaligus penguatan karakter bagi para pendidik.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh narasumber. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berbagi pengalaman serta memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. (Tim /red)

×
Berita Terbaru Update