Kuningan RIN-
Hamparan eceng gondok di perairan Waduk Darma kembali menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, meskipun sebelumnya telah dilakukan pembersihan besar-besaran melalui Program Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok (GARPU SENDOK) yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, komunitas, dan masyarakat.
Pantauan Tim media ini,di kawasan wisata waduk Darma hari ini ,Jum'at 19 Juni 2026 Kemunculan kembali tanaman gulma air tersebut menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya, keberadaan eceng gondok yang terus berkembang dapat mengganggu fungsi waduk, menghambat aktivitas perikanan, mengurangi estetika kawasan wisata, hingga berpotensi mempengaruhi kualitas ekosistem perairan.
Program GARPU SENDOK yang digagas sebagai upaya penyelamatan Waduk Darma sebelumnya berhasil membersihkan area perairan dari tumpukan eceng gondok. Namun, laju pertumbuhan tanaman tersebut yang sangat cepat, ditambah faktor kondisi lingkungan dan kesuburan perairan, membuat eceng gondok kembali berkembang dalam waktu relatif singkat.
Sejumlah warga berharap upaya penanganan tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi juga melalui langkah berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Selain pembersihan rutin, diperlukan pula pengawasan terhadap faktor-faktor yang memicu pertumbuhan eceng gondok agar hasil yang dicapai dapat bertahan lebih lama.
Waduk Darma yang menjadi salah satu ikon wisata dan sumber daya air penting di Kabupaten Kuningan membutuhkan perhatian bersama agar tetap terjaga fungsi dan kelestariannya.
Keberhasilan program penanganan eceng gondok dinilai tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan perairan.
Masyarakat pun berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun melalui Program GARPU SENDOK dapat terus dilanjutkan, sehingga ancaman penyebaran eceng gondok di Waduk Darma dapat dikendalikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Reporter: Tim Radar investigasi.com


