Kuningan - RIN
Terkait dugaan kasus kelalaian pelayanan medis hingga mengakibatkan meninggalnya bayi dalam kandungan, masih menjadi pembahasan publik. Betapa tidak beberapa kasus lainnya juga menghebohkan rumah sakit tersebut.
dr, Edi Sarip, Direktur RSUD Linggarjati, saat dikonfirmasi Kamis, 3 Juni 2024, di salah satu ruangan, mengatakan, kalau dirinya meminta agar tidak muncul berita lagi. Pasalnya, dirinya telah memberikan klarifikasi baik ke pihak keluarganya, maupun ke beberapa media.
“Bahkan kami telah bersepakat kepada korban agar tidak muncul lagi berita di Media Massa,” kata Edi.
Edi mengatakan, bahwa banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan. Pihaknya tidak mau terganggu dengan pemberitaan pemberitaan semacam itu.
“Tidak perlu lagi ada statement dalam pemberitaan. Kami sudah cape,” ujarnya.
Terkait dengan kinerja serta pelayanan di RSUD Linggarjati, kata Edi, semenjak dirinya menjabat sebagai direktur, ada peningkatan dibanding sebelumnya.
“Banyak hal perubahan yang sudah kita kerjakan, dan menurut saya ada peningkatan. Bukankah itu sebuah prestasi?” tuturnya.
Edi meminta kepada semua pihak terutama rekan rekan wartawan supaya membantu untuk kemajuan rumah sakit, dan tindakan tindakan yang sekiranya mengganggu.
“Ya tolong bantulah untuk kemajuan rumah sakit, jangan sampai yang kiranya mengganggu,” katanya.
(Tim)
Bersambung..