
Caption: Dok kegiatan rakor sekda Kuningan
Kuningan RIN-
Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan,U Kusmana, S.Sos., M.Si.,langsung tancap gas setelah dilantik sebagai Sekda Kuningan Kamis 6 November 2025 lalu.
Iya mulai dengan langkah langkah strategis untuk kemajuan Kabupaten Kuningan , seperti dikutip dari laman humas pemda Kuningan,kemarin , Senin (10/11/2025) Sekda U.Kusmana mengambil langkah untuk memperkuat koordinasi antar perangkat daerah diawali melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakor tas) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Bagian Prokompim Setda, Senin di ruang kerjanya
Rakor tersebut dihadiri Kepala Diskominfo, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., beserta para kepala bidang, sub koordinator, dan pejabat fungsional. Sementara dari Bagian Prokompim, hadir Kepala Bagian Deni Komara, M.Si., bersama jajarannya.

Caption: dok kegiatan rakor di ruang sekda Kuningan
Dalam Rakor dibahas penguatan fungsi kehumasan di setiap perangkat daerah sebagai ujung tombak penyampaian informasi publik, terutama untuk mendukung 10 program unggulan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
“Informasi publik harus tersampaikan dengan baik melalui peran kehumasan, dengan mengoptimalkan website di setiap OPD menjadi Website Kuningan Melesat Smart Service, selain penyampaian informasi ada kanal pengaduan, membangun sinergi dengan media, serta memanfaatkan media sosial secara efektif,” ujar Uu Kusmana.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan kinerja ASN agar publikasi dan pelayanan informasi berjalan optimal.
“Dengan dukungan seluruh ASN dan kepala OPD, tugas ini bisa dijalankan dengan baik. Selanjutnya akan dilakukan Rakor tas lingkup Asda I, II dan III. Langkah pertama adalah mensinergikan seluruh OPD. Kita harus kompak, harmonis, dan guyub. Kalau sudah solid, insyaallah visi Kuningan Melesat bisa kita wujudkan bersama,” tegasnya.
Menurut Sekda, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., selalu menekankan pentingnya harmonisasi dan sinergitas antar perangkat daerah.
“Tak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri, tetapi berpadu menghasilkan simfoni pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kuningan tengah menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fiskal dan kebutuhan peningkatan pelayanan publik. Namun, tantangan tersebut bukan alasan untuk pesimis.
“Justru di sinilah pentingnya semangat kebersamaan untuk terus berperan aktif mewujudkan Kuningan Melesat,” katanya.
Adapun 10 program unggulan Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., meliputi Ngaji Diri (Keagamaan & Sosial), Gema Sa dulur (Kemiskinan & Pengangguran), Jawara Tani (Infrastruktur & Pertanian), Someah Ka Semah (Investasi & Tata Ruang), Pelayanan Dasar Kesehatan & Pendidikan, dan Nata Daya (Wisata & Desa).
Selain itu, ada Tata pakan Jati (Ketahanan Pangan & Inflasi), Ajeg Timbangan (Perencanaan Pendapatan & Belanja), Pasar Raya (Ekonomi Kreatif & UMKM), Abdi Negara (Birokrasi & Pelayanan Publik).
Sekda berharap implementasi program unggulan tersebut dapat semakin mengarahkan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, semua program ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan daerah, terutama stunting, kemiskinan, dan pengangguran, sehingga kesejahteraan masyarakat Kuningan terus meningkat,” pungkasnya.
Sebagai tindak lanjut hasil Rakor, Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., direncanakan, Kamis 13 Nopember akan melakukan pertemuan daring bersama para operator dan sekretaris OPD dan Kecamatan guna mengoptimalkan pengelolaan website sebagai Website Smart Service, selain penyampaian informasi ada kanal pengaduan.
(Red )


