-->

Notification

×


 


 


 

Dapur Shanum Ciamis Jadi Percontohan!! Bappenas Bahas Evaluasi Program MBG

Selasa, 02 Desember 2025 | Desember 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-02T15:39:01Z

Poto bersama Bappenas, BGN dan petugas dapur MBG 

Ciamis - RIN

Bappenas (Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional) dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan kerja untuk meninjau dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sembilan Provinsi,salah satunya di provinsi Jawa Barat.

Untuk di Jawa Barat ada dua dapur yang dikunjungi Bappenas sebagai dapur MBG percontohan nasional,di antaranya ada dapur MBG yang berlokasi di tasikmalaya dan dapur shanum yang berlokasi di Desa Winduraja,Kecamatan Kawali,Kabupaten Ciamis.

Dapur MBG Shanum merupakan dapur MBG pertama yang berada di kecamatan Kawali,dapur ini bernaung di yayasan Putri Praja Mandiri,dan menjadi salah satu dapur yang di kunjungi Bappenas untuk menjadi dapur percontohan nasional.

Tujuan utama kunjungan Bappenas,untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan Program MBG di lapangan dan memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Serta memastikan integrasi data lintas sektor untuk mendukung dashboard monitoring dan evaluasi Program MBG.

Dalam wawancaranya Cucu Suryaman S.S.Msi.,selaku Tenaga ahli kementrian di PPN Bappenas dan di kedeputian pengendali evaluasi serta management resiko,mengatakan pada awak media pada hari Selasa 02 Desember 2025.

"kegiatan ini untuk memperkuat kerja sama lintas sektor antara Bappenas, Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah daerah, dan mitra terkait lainnya"ucap nya.

Ia juga menambahkan,kegiatan ini adalah salah satu penunjang untuk mendukung transformasi pangan dan gizi.

"menjadikan program MBG sebagai langkah konkret dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, serta mengatasi masalah stunting dan malnutrisi"jelasnya.

Cucu juga berharap setiap pemilik dapur MBG dan SPPG dapat bersinergi dengan media serta fakultas fakultas yang ada di daerah untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai perencanaan, yang merupakan fokus utama dari program MBG.Menurutnya sinergi ini bertujuan untuk penyebaran Informasi.

 "Media lokal dapat membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat luas secara efektif,dan keterlibatan fakultas fakultas daerah dapat mendukung dari sisi riset, data, dan pengembangan sumber daya manusia lokal".katanya.

Harapan ini disampaikan untuk memastikan bahwa inisiatif Bappenas dapat berjalan secara optimal dengan dukungan semua pemangku kepentingan di tingkat lokal.

Beberapa harapan spesifik juga muncul dalam konteks kunjungan Bappenas dari Linda praja selaku pemilik yayasan Putri Praja Mandiri sekaligus Pemilik dapur Shanum.

"program MBG dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, seperti anak-anak dan ibu hamil, di seluruh Indonesia"harap linda.

Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk kepastian regulasi dan sinkronisasi kebijakan lintas sektor.

Ujang Aep

×
Berita Terbaru Update