
Kades Bayuning
Kuningan RIN-
Kades Bayuning, Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan Hj. Yeni Supriani, S.Pd., diduga memblokir nomor telepon wartawan setelah dikonfirmasi terkait dugaan penyimpangan dana BUMDes. Aksi ini membuat wartawan dan masyarakat makin curiga.
Wartawan yang mencoba menghubungi Kades Bayuning untuk meminta klarifikasi lebih dalam terkait dugaan penyimpangan dana BUMDes, namun nomor teleponnya diblokir. "Saya sudah mencoba menghubungi Kades Bayuning, tapi nomornya diblokir. Ini sangat mencurigakan," kata wartawan tersebut.
Perlakuan yang diduga dilakukan kades Bayuning dengan memblokir nomor wartawan sinyal kuat karena tidak ingin dikonfirmasi lebih banyak terkait dengan berbagai dugaan salahsatunya kompensasi atau Fee dari BUMDES Masagi Desa Bayuning.
![]() |
| Dok saat acara klarifikasi terbuka pemdes Bayuning |
Dugaan penyimpangan dana BUMDes di Bayuning sudah lama beredar, namun Kades Bayuning belum memberikan klarifikasi yang memuaskan waktu wawancara langsung 5 Febuari 2026 kemarin hanya sekilas saja karena situasi tak memungkinkan.
Pemblokiran nomor telepon wartawan oleh pejabat publik seperti Kades Bayuning dapat dianggap sebagai tindakan tidak profesional, menghalangi halangi kinerja pers dan menghambat kebebasan pers. Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik juga menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan informasi. Walau secara kepribadian pemblokiran nomor itu adalah hak ,tapi sebagai pejabat publik harus lebih banyak pertimbangan.
Dari hasil investigasi media ini dan Berdasarkan data yang di himpun media ini Arus kas Mei - Desember pihak Bumdes menerima penyertaan modal dari pemdes Bayuning Rp 141 juta dan di salurkan salahsatu nya untuk yang tercatat untuk Pajak desa transfer (Bu Kuwu ) sebanyak 2 kali.
Uang tersebut di transfer pada tanggal 22 Mei dengan keterangan, Pemerintahan desa (Bu kwu ), transfer pertama sebesar Rp 10.010 000, dan yang kedua Rp 4.110.000. di 13 juni dari Bumdes tersebut membayar yang PADes 2025 senilai Rp 12.020.000. selain itu menurut informasi uang penyertaan modal BUMDES yang di terima 22 Mei 2025 lalu , di bagikan ke sejumlah pengurus BUMDES dengan nama atau kode Fee management dengan nominal yang berbeda satu sama lain bahkan muncul anggaran bekas makan makan pada 14 juni 2025
Publik berharap agar Kades Bayuning dapat memberikan klarifikasi yang transparan dan jujur terkait dugaan dugaan penyimpangan termasuk dana BUMDes. "Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan dana BUMDes Bayuning," kata seorang warga yang namanya minta di rahasiakan
"Dengan dijadikannya topik pembicaraan terkait hal yang kurang baik atas tatakelola pemerintah desa dan BUMDES,kadang saya merasa malu jadi warga desa Bayuning,"tambahnya.
"Informasi kemarin kemarin dari insfektorat turun langsung ke ke Desa kami , mudah mudahan tim dari insfektorat bisa bekerja dengan amanah ,adil , hingga nanti hasil pemeriksaan nya sebenarnya dan transparan, kami penasaran ingin segera tau hasilnya," pungkasnya


.jpg)