Notification

×


 


 


 

Karya Adalah Identitas Wartawan, Bukan Sekadar ID Card

Senin, 20 Juli 2026 | Juli 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-20T00:22:53Z


Radar investigasi news.com–


"Salam Satu pena"

Profesi wartawan sejatinya diukur dari karya jurnalistik yang dihasilkan, bukan dari kartu identitas pers yang dikenakan.


Di tengah maraknya oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan demi kepentingan pribadi, publik kembali diingatkan bahwa marwah pers hanya dapat dijaga melalui integritas, profesionalisme, dan karya yang berkualitas.


ID Card pers merupakan identitas resmi dalam menjalankan tugas jurnalistik, namun bukan alat untuk mencari keuntungan pribadi, melakukan intimidasi, atau menekan pihak tertentu. Tindakan semacam itu tidak hanya melanggar etika jurnalistik, tetapi juga mencoreng nama baik profesi wartawan yang selama ini berjuang menyajikan informasi untuk kepentingan masyarakat.


Seorang wartawan profesional akan lebih dikenal melalui berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karya jurnalistik yang berkualitas menjadi bukti nyata dedikasi seorang insan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta menyampaikan fakta tanpa keberpihakan.


Sebaliknya, menjadikan ID Card sebagai simbol kekuasaan atau alat untuk memperoleh keuntungan pribadi merupakan tindakan yang bertentangan dengan semangat kemerdekaan pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.


Masyarakat juga diimbau untuk lebih cermat dalam menilai kredibilitas seorang wartawan. Bukan dari atribut yang dikenakan, melainkan dari rekam jejak pemberitaan, kepatuhan terhadap kode etik, dan komitmen dalam menyampaikan informasi yang benar kepada publik.


Menjaga kehormatan profesi pers adalah tanggung jawab bersama. Biarkan karya yang berbicara, bukan sekadar ID Card yang dipamerkan. Wartawan dihargai karena integritas, kualitas pemberitaan, dan pengabdiannya kepada kepentingan publik.

"Karya adalah identitas seorang wartawan. Mari bersama menjaga marwah dan kehormatan pers Indonesia melalui jurnalisme yang profesional, beretika, serta berpihak pada kebenaran dan kepentingan masyarakat."

(Red )

×
Berita Terbaru Update