Notification

×


 


 


 

Kabid SD Disdikbud Kuningan Mengaku Bingung Namanya Dikaitkan dengan Program SMP

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-22T13:51:20Z

Kabid SD Disdikbud Kuningan Surya,S.Pd,.M.M

Kuningan RIN-

Menanggapi sejumlah pemberitaan yang berkembang terkait dugaan pengondisian pekerjaan dan berbagai isu yang menyeret nama pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdikbud Kuningan mengaku merasa bingung karena namanya maupun bidang yang dipimpinnya dikaitkan dengan kegiatan yang menurutnya bukan menjadi kewenangannya.



Saat dikonfirmasi media ini, Kabid SD Surya ,S.Pd,.M.M. Sabtu malam (22/8/2026) menegaskan bahwa program yang saat ini ramai diberitakan berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan ret ret di tingkat SMP, bukan pada bidang SD.


"Saya juga bingung kenapa dalam sejumlah pemberitaan justru dikaitkan ke Bidang SD. Setahu saya yang sedang melaksanakan kegiatan tersebut adalah para kepala SMP. Jadi secara teknis dan administrasi tentu berbeda dengan bidang yang saya tangani," ujarnya.


Menurutnya, apabila media ingin memperoleh informasi yang akurat dan berimbang, maka konfirmasi seharusnya dilakukan kepada pihak-pihak yang secara langsung berkaitan dengan kegiatan tersebut.


"Kalau memang yang dibahas kegiatan SMP, sebaiknya konfirmasi dilakukan kepada Kabid SMP, Ketua MKKS SMP, atau pihak sekolah yang melaksanakan kegiatan. Mereka yang lebih memahami proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban kegiatan tersebut," katanya.


Ia juga menyebut berdasarkan informasi yang diterimanya, sumber pembiayaan kegiatan yang menjadi sorotan tersebut berasal dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang dikelola oleh masing-masing satuan pendidikan.


"Informasi yang saya ketahui pembiayaannya berasal dari dana BOSP. Karena itu tentu pengelolaannya berada pada satuan pendidikan masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.


Kabid SD menegaskan dirinya menghormati fungsi kontrol sosial yang dilakukan media maupun lembaga masyarakat. Namun demikian, ia berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.


"Silakan melakukan pengawasan, itu bagian dari kontrol publik. Tetapi alangkah baiknya jika konfirmasi dilakukan kepada pihak yang benar-benar terkait agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih tepat dan tidak menimbulkan salah persepsi," pungkasnya.


RadarInvestigasi.com akan terus memantau perkembangan isu tersebut dan menyajikan informasi berdasarkan data, dokumen, serta keterangan dari pihak-pihak yang berwenang demi menjaga akurasi dan keberimbangan pemberitaan.


RadarInvestigasi.com — Jelas Fakta Tanpa Kompromi.







×
Berita Terbaru Update