Notification

×


 


 


 

Bupati Bangga Infrastruktur, KDM Beri “Tamparan Halus”: Pembangunan Jangan Cuma Soal Jalan Diaspal!

Selasa, 01 September 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T12:35:48Z


KUNINGAN, RADARINVESTIGASI.COM — 

Ada pesan menarik yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat menghadiri Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Selasa (1/9/2026).


Di tengah pemaparan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Kuningan, khususnya pembangunan infrastruktur, KDM justru memberikan penekanan agar pembangunan tidak hanya dilihat dari seberapa banyak jalan yang dibangun atau diaspal.


Pesan tersebut terkesan menjadi “tamparan halus” bagi pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.


KDM menegaskan, sebuah pembangunan jalan harus dibarengi dengan berbagai fasilitas pendukung. Mulai dari drainase, penerangan jalan umum (PJU), CCTV hingga kebersihan lingkungan.


Dengan kata lain, menurut KDM, jalan yang mulus saja belum cukup untuk disebut sebagai pembangunan yang berkualitas.


Pembangunan harus mampu menciptakan kawasan yang aman, nyaman, tertata dan memiliki kualitas lingkungan yang baik.


Pesan itu disampaikan KDM saat mengikuti rangkaian Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan.


Sorotan terhadap pembangunan infrastruktur menjadi menarik karena dalam momentum Hari Jadi Kuningan, capaian pembangunan daerah memang menjadi salah satu hal yang dipaparkan pemerintah daerah.


Namun KDM mengingatkan bahwa pembangunan harus memiliki konsep yang lebih menyeluruh.


Jalan tidak cukup hanya dibangun dan kemudian diaspal. Setelah jalan bagus, harus dipikirkan bagaimana drainasenya, bagaimana penerangannya, bagaimana aspek keamanannya dan bagaimana kondisi lingkungan di sekitarnya.


Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan pembangunan bukan semata-mata terletak pada banyaknya proyek fisik yang berhasil dikerjakan.


Kualitas dan manfaat langsung yang dirasakan masyarakat menjadi bagian penting dari pembangunan.


Dalam kesempatan yang sama, kabar baik terkait pembangunan infrastruktur juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


KDM menyampaikan dukungan anggaran sekitar Rp16 miliar untuk penanganan ruas jalan Winduhaji–Lebakwangi.


Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., pun menyampaikan apresiasi secara langsung kepada KDM atas dukungan tersebut.


Ruas jalan Winduhaji–Lebakwangi memiliki panjang sekitar 14 kilometer dengan lebar antara 5 hingga 7 meter. Pekerjaan direncanakan mulai dilaksanakan pada September 2026 dan tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga perbaikan drainase.


Dukungan tersebut tentu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat pengguna jalur tersebut.


Namun, pesan KDM kembali menegaskan satu hal: pembangunan infrastruktur harus dirancang secara utuh, bukan sekadar mengejar panjang jalan yang berhasil diaspal.


KDM juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas jalan kabupaten melalui kolaborasi pembiayaan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Kuningan.


Pembangunan infrastruktur, kata KDM, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.


Pesan tersebut menjadi catatan penting di momentum Hari Jadi Kuningan ke-528.


Sebab, di tengah kebanggaan atas berbagai capaian pembangunan, pemerintah daerah juga dituntut memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digelontorkan untuk infrastruktur benar-benar menghasilkan kawasan yang lebih nyaman, aman, bersih dan layak bagi masyarakat.


Bukan sekadar jalan mulus, tetapi pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya.


Video pidato KDM yang beredar di media sosial menjadi bagian dari perhatian publik terhadap pesan Gubernur Jawa Barat tersebut.


RadarInvestigasi.com — Jelas Fakta Tanpa Kompromi.

×
Berita Terbaru Update