
Gambar karikatur hanya pelengkap berita saja
KUNINGAN — Radar Investigasi.com —
Upaya media untuk memperoleh informasi dan memastikan kejelasan terkait pelaksanaan program revitalisasi di SDN 2 Bendungan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, justru menemui kendala.
Media Radar Investigasi.com sebelumnya berupaya menghubungi Kepala SDN 2 Bendungan untuk meminta keterangan seputar pelaksanaan program revitalisasi di sekolah tersebut, termasuk informasi yang sebelumnya diberitakan oleh media online Kompas1.id.
Namun, berdasarkan pengalaman wartawan media ini saat melakukan komunikasi, nomor yang digunakan untuk menghubungi kepala sekolah diduga telah memblokir nomor wartawan setelah upaya konfirmasi dilakukan.
Padahal, konfirmasi tersebut dilakukan semata-mata untuk memperoleh penjelasan langsung dari pihak sekolah sekaligus memberikan ruang kepada pihak terkait untuk menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Persoalan semakin menarik perhatian setelah seorang narasumber kepada Radar Investigasi.com mengaku memiliki sejumlah dokumen, termasuk rekaman percakapan dengan salah seorang yang disebut terlibat dalam kepanitiaan P2SP.
Menurut keterangan narasumber tersebut, terdapat dugaan bahwa dalam pelaksanaan revitalisasi di sekolah itu, sebagian besar material yang digunakan merupakan material bekas, dengan perkiraan sekitar 80 persen material lama/bekas dan sisanya material baru.
Namun demikian, informasi tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terverifikasi. Radar Investigasi.com masih berupaya mendapatkan penjelasan langsung dari pihak sekolah maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.
Justru karena itulah, konfirmasi kepada Kepala SDN 2 Bendungan menjadi penting.
Media ini ingin mengetahui secara terang: seperti apa spesifikasi material dalam RAB, bagaimana realisasi di lapangan, apakah terdapat penggunaan kembali material lama, dan apakah seluruh pelaksanaan pekerjaan telah sesuai ketentuan program revitalisasi?
Bukan Menghakimi, Tetapi Memastikan Informasi
Radar Investigasi.com menegaskan bahwa upaya konfirmasi tersebut bukan untuk menghakimi ataupun menyimpulkan adanya pelanggaran.
Sebaliknya, konfirmasi merupakan bagian dari fungsi jurnalistik untuk menguji informasi, memperoleh keberimbangan, serta memberikan kesempatan kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk menjelaskan fakta dari sudut pandangnya.
Apabila memang material bekas digunakan karena diperbolehkan atau terdapat pertimbangan teknis tertentu, tentu penjelasan tersebut sangat penting diketahui publik.
Begitu pula apabila informasi mengenai penggunaan material bekas tersebut tidak benar, pihak sekolah memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan bantahan dan memberikan data pendukung.
Program revitalisasi sekolah merupakan kegiatan yang menyangkut kepentingan pendidikan dan penggunaan anggaran publik. Karena itu, transparansi mengenai proses pekerjaan, material yang digunakan, serta kesesuaian antara perencanaan dan realisasi menjadi hal yang patut diketahui masyarakat.
Radar Investigasi.com masih membuka ruang seluas-luasnya bagi Kepala SDN 2 Bendungan, panitia P2SP, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan keterangan.
Media ini tidak sedang mencari kesalahan. Media sedang mencari kejelasan.
Jika seluruh pelaksanaan revitalisasi telah sesuai ketentuan, maka data dan penjelasan dari pihak sekolah tentu akan menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat.
Radar Investigasi.com — Jelas Fakta Tanpa Kompromi.

