Notification

×

Iklan


 

Sekda jabar optimistis jika LPE Jawa Barat diakhir tahun 2025 dapat mencapai 5,5 persen.

Senin, 17 November 2025 | November 17, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-17T14:12:41Z

Caption: poto bersama sekda jabar di kegiatan West Java Economic Society 2025

Jabar RIN- 

Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman sangat optimis Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE ) Jawa Barat diakhir tahun 2025 bisa mencapai 5,5 persen.


"Pemerintah pusat sudah menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di 2029, cukup berat tetapi Jabar optimis. Startnya dimulai dari tahun 2025 ini, akhir tahun bisa mencapai 5,5 persen," ujarnya dalam West Java Economic Society 2025, Senin (10/11/2025) seperti dikutip dari laman humas jabar


Karena itu Herman Suryatman sangat mengapresiasi kinerja semua pihak di Provinsi Jawa Barat yang terus mendorong agar LPE Jabar selalu tinggi. Sebab dengan LPE yang terus bergerak naik maka kesejahteraan masyarakat juga akan membaik.


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE ) Jawa Barat di Kuartal 3 Tahun 2025 mencapai 5,20 persen, masih tetap berada diatas nasional (5,04 persen).


Sekda menyebutkan jika di Jawa Barat, empat komponen utama pendorong LPE menunjukan tren positif.


Pertama belanja pemerintah, dimana saat ini telah mencapai 72,67 persen yang didukung dengan realisasi pendapatan sebesar 81,22 persen. Belanja pemerintah menjadi pemantik berputarnya roda perekonomian di Jabar.


"Kami tidak main main, tongkrongin setiap hari, bukan hanya belanja provinsi tetapi juga belanja pemerintah di kabupaten dan kota," tegasnya.


Komponen kedua adalah konsumsi masyarakat dimana menunjukan tren perbaikan. Hal itu terjadi karena laju inflasi di Jawa Barat sangat terkendali. Ketiga adalah investasi  Jabar,  hingga kuartal 3 tahun 2025 berhasil mencatatkan investasi sebesar Rp77,1 triliun (Januari-September).


"Hingga hari ini, catatan saya, investasi di Jabar sudah mencapai Rp218 triliun. Terbukti bahwa Jabar ramah investasi yang berkelanjutan dan merata," ujar Herman. Terakhir adalah ekspor-impor, dimana neraca perdagangan selalu surplus.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Muhamad Nur menyatakan LPE Jawa Barat masih on the track. Sisa dua bulan terakhir tahun ini pertumbuhan ekonomi akan terorong oleh banja pemerintah dan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.


"Jabar masih on the track. Kami dari kalangan perbankan dan akademisi melalui WJES 2025 memberikan beberapa rekomendasi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan mengakselerasi target 8 persen di tahun 2029," tambahnya.

(****)

×
Berita Terbaru Update