-->

Notification

×

Iklan


 

Kepemimpinan Kades Bandorasa wetan di Bawah Kendali Suami? Ini penjelasan nya

Sabtu, 10 Januari 2026 | Januari 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-10T05:12:31Z

Yayan Kades Bandorasa wetan 

Kuningan RIN- 

Saat ini berkembang informasi  pemerintahan Desa Bandorasa wetan di bawah kepemimpinan Kades Yayan, segala kebijakan dan keputusan didominasi oleh suami Kades tersebut ( seolah suami Kades yang jadi kades ...red).


Yang ke dua , segala proyek pembangunan di pelaksanaan didominasi oleh anak buah suami kades Yayan,yang notabenenya seorang pemborong, minim memanfaatkan sumberdaya masyarakat.


Proses musyawarah dalam mengambil semua keputusan di desa Bandorasa wetan 

Kades Bandorasa wetan, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Ibu Yayan, Sabtu (10/1/2026) melalui media ini,membantah tudingan bahwa kepemimpinannya di Desa Bandorasa wetan, Kuningan, berada di bawah kendali suaminya. Kades Yayan menegaskan bahwa dia memiliki kemandirian dan kemampuan untuk memimpin desa.


 "Saya memiliki kemampuan dan kemandirian untuk memimpin desa, Saya tidak berada di bawah kendali siapa pun, termasuk suami says, Saya akan terus bekerja keras untuk kemajuan Desa Bandorasa wetan," 


Lebih jauh dia juga menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan hanya bertujuan untuk menjatuhkannya. Dia meminta agar masyarakat tidak percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Tidak benar, a...

Segala keputusan atau kebijakan sy tidak pernah memutuskan sendiri...melalui musyawarah desa dan pertimbangan2/ masukan2 dari perangkat desa dan bpd (sebagai keterwakilan masyarakat)

Kan penentuan program tahunan desa itu turunan dari RPJMDes...yg penyusunannya oleh tim dan hasil penyerapan aspirasi masyarakat (musdus, musyawarah RT pada saat sy awal menjabat)

Adapun keterlibatan suami hanya sebatas konsultasi mengenai rencana pembangunan fisik...

Misal di RPJMDes ada pembangunan jembatan...kan harus ada gambar perencanaan dll...kadang minta bantuan suami, yg memang udah pengalaman 30 tahun di bidang kontruksi di JKT, untuk ngasih masukan bagaimana sih kontruksi yg bagus dan awet..

Pengerjaan ttp swakelola oleh TPK (kadi, kadus) dan pekerjanya orang Bandorasa...memang untuk keahlian khusus kita minta bantuan anak buah suami 1 atau 2 orang



Biasalah kadang ada pihak pihak yg mungkin selama ini mendapat "keuntungan" selama ini, sekarang sy perketat...


Bisa dilihat dari hasilnya...

Dibandingkan dari tahun tahun kemarin...banyak perbedaannya...


Sekali lagi, sama sekali tidak ada keputusan yg didominasi oleh suami...kan aa juga tahu sendiri kalau saya galak...ga mungkin juga membiarkan orang lain siapapun itu meng-intervensi kebijakan saya," papar kades yang mengaku suaminya sudah berpengalaman di bidang konstruksi.


Pemerintah Desa Rando dan masyarakat berharap agar isu ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu kinerja pemerintahan desa. 

(Red)

×
Berita Terbaru Update