-->

Notification

×


 


 


 

Desa jagara jadi juara wisata, kini di hiasi hamparan eceng gondok

Jumat, 27 Februari 2026 | Februari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-26T23:14:46Z

Caption, hamparan eceng gondok di pesisir Waduk darma sekitar kantor desa Jagara 

Kuningan RIN- 

Desa Jagara, yang baru saja meraih Juara 1 Lomba Desa Wisata Nusantara 2025, kini dihadapkan pada tantangan baru: hamparan eceng gondok di Waduk Darma. Eceng gondok ini mengganggu keindahan alam dan aktivitas wisata di desa tersebut.



Caption, kondisi Waduk darma sore hari Kamis 26 februari 2026

Pantauan media ini secara langsung Kamis siang (26/2/2026) hamparan eceng gondok di perairan Waduk darma di sekitar lokasi Kantor Balai desa Jagara sangat mengkhawatirkan dan sangat menggangu keindahan wisata yang jadi kebanggaan warga sekitar terutama Desa Jagara 


Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, sebelumnya menyatakan kebanggaan atas prestasi desa yang berhasil mengembangkan potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal menjadi destinasi wisata unggulan. Namun, kini desa tersebut harus menghadapi masalah eceng gondok yang dapat mengancam keberlanjutan pariwisata 


Kini Desa jagara diduga layak jadi sorotan publik menjadi sorotan karena hamparan eceng gondok di Waduk Darma. Pertumbuhan eceng gondok ini dinilai mengganggu keindahan alam dan aktivitas wisata di desa tersebut.


Masyarakat Desa Jagara berharap prestasi desa tidak hanya menjadi kebanggaan semata, tapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan dan pariwisata.


Sampai berita ini di munculkan tim media belum berhasil konfirmasi langsung kepala desa Jagara ,terkait tindakan apa yang akan dilakukan mengatasi hamparan eceng gondok di wilayahnya, padahal tim media telah mencoba menghubungi termasuk lewat sambungan telpon tetapi belum ada tanggapan (nggak di angkat..red)


Informasi yang dihimpun media ini Eceng gondok di Waduk Darma disebabkan oleh tingginya kandungan nutrien dalam air, terutama nitrogen dan fosfor dari limbah domestik dan keramba ikan. Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkontrol dapat menurunkan kadar oksigen di air, mengancam kehidupan ikan dan pariwisata.


Namun, eceng gondok juga memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan, seperti:

- *Bioremediasi*: menyerap logam berat dan membersihkan air

- *Kerajinan Tangan*: diolah menjadi tas, tikar, dan furnitur

- *Pupuk Organik*: difermentasi menjadi pupuk pertanian

- *Bioenergi*: diolah menjadi bahan bakar alternatif.


Dari berbagai sumber (Red)

×
Berita Terbaru Update