
Dok longsor di Desa Mulyasari Ciamis
Radar investigasi Ciamis -
RT 02 RW 01 Blok Sawah Pari Jalan Cigajah,Dusun Cibubuhan, Desa Mulyasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, terjadi longsor yang menutupi saluran air. Kejadian diperkirakan terjadi pada hari Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat sedang turun hujan deras.
Tanah yang longsor berasal dari lereng di sisi jalan, menutupi sebagian permukaan jalan serta saluran drainase yang berperan penting dalam mengalirkan air hujan dari kawasan pemukiman.
Menanggapi hal ini, warga segera bergotong royong untuk membersihkan lahan yang tertimbun tanah pada hari Sabtu pagi sekitar pukul 08.33 WIB.
Bantuan tenaga diberikan oleh berbagai kalangan warga, mulai dari kaum muda hingga lansia, yang bekerja sama membersihkan tanah longsor dan membuka kembali jalur air yang tersumbat.Beberapa warga bahkan menyumbangkan alat seperti gerobak dorong dan sekop untuk mempercepat proses pembersihan.
Ucu Syamsul Bari selaku Kepala Dusun Cibubuhan mengimbau agar seluruh warga lebih berhati-hati mengingat kondisi cuaca saat ini yang ekstrem. Ia juga menekankan pentingnya menjaga jalur air agar tidak tersumbat, karena hal tersebut dapat menjadi pemicu terjadinya longsor atau genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak fasilitas umum.
"Kita harus lebih proaktif dalam memelihara saluran air di masing-masing lingkungan, tidak hanya setelah terjadi masalah tapi juga sebelum musim hujan datang," ujarnya.
H Didin selaku Kepala Desa Mulyasari juga memberikan himbauan serupa. Menurutnya, warga perlu tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan guna menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah tersebut. Selain itu, ia menyampaikan bahwa pihak desa akan segera melakukan pengecekan terhadap seluruh saluran air dan lereng rawan longsor di Desa Mulyasari, serta akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan pembenahan pada titik-titik yang dianggap berisiko tinggi.
"Kami juga akan mengajak warga untuk membentuk kelompok penjaga lingkungan yang khusus menangani pemeliharaan saluran air dan pencegahan longsor secara berkala," tambahnya.
Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi belakangan ini.
Ujang Aep
