-->

Notification

×


 


 


 

Pemdes Jagara apresiasi yang disampaikan Manager Pengelolaan Waduk Darma, Umar : "Semua penjelasan Fivih itu benar ,

Senin, 02 Maret 2026 | Maret 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T05:09:24Z

Caption,Umar Kades Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan 

Kuningan RIN- 

Tanggapan Pemdes Jagara terkait pengelolaan kawasan wisata waduk darma oleh PT Jaswita Jabar (perseroda) sebagai salah satu BUMD nya Jawa Barat, menurut Umar Hidayat Kades Jagara, bahwa semua penjelasan, konfirmasi, jawaban tanggapan dan dalih dari sodari Fivih Handayani selaku Menejer Pengelolaan Kawasan wisata WD itu benar adanya.


"Apa yang di jelaskan Fivih itu benar adanya dan emang faktanya seperti itu," Kata Kades Jagara pada media ini,Senin (2/3/2026)


Lebih jauh dia menjelaskan Bahwa ,PT Jaswita di waduk darma kuningan itu ditugaskan oleh Pemprov Jabar hanya sebatas untuk mengelola daratan waduk darma seluas 4,5 Ha yang teritorialnya berada di Desa Jagara, dan benar bahwa dari total luasan daratan kawasan wisata WD yang sekarang di kelola oleh Jaswita itu baru sekitar lebih kurang 3,5 Ha, alhasil masih ada sekitar 1 Ha lagi lahan kosong yg berada di area kawasan wisata WD yang masih dapat di manfaatkan untuk diproyeksikan sebagai penunjang kepariwisataan.

Sedangkan Perairan waduk darma yang lokasinya berada di sekitar 9 desa penyangga, kewenangan berada di BBWS Ci mancis Cirebon.


Terkait dengan niat baik Jaswita dalam merangkul 8 desa penyangga waduk darma, benar bahwa Jaswita sudah berulangkali mengajak 8 desa dimaksud untuk bermitra dengan Jaswita di kawasan wisata WD yang tentunya melalui Bumdes masing masing dengan skema Bisnis to Bisnis. Akan tetapi hingga kini masih slow respon sehingga terjadilah kesenjangan.


Bahkan sejak tahun 2025 Jaswita telah menyiapkan 8 unit container/gerobak dagang untuk 8 bumdes penyangga WD supaya bisa ikut berperan aktif beraktifitas di Kawasan wisata WD, akan tetapi tidak ada respon pula.


Di tahun ini PT Jaswita masih memberikan kesempatan kepada Bumdes 8 desa penyangga WD melalui para Kepala Desa nya untuk segera membuat proposal minat kerjasama Bisnis di kawasan wisata WD, memanfaatkan lahan darat yang masih kosong untuk dibuatkan sapras atau tempat usaha yg dapat menjadi daya tarik pengunjung wisata dengan cara berinvestasi seperti halnya Bumdes Jagara.


Karena Bumdes Jagara pun dalam melakukan kemitraan dengan Jaswita di wisata WD itu tidak memanfaatkan fasilitas Jaswita, akan tetapi Bumdes Jagara  membangun/mendirikan aset sendiri yang sumber dananya berasal dari penyertaan modal Pemerintah Desa kepada Bumdes sejak tahun 2023.

(Red)

×
Berita Terbaru Update