![]() |
| Kepala Bidang Pengelolaan dan pengendalian Sampah DLHK Kabupaten Kuningan,Andi |
Kuningan RIN-
Jumlah sampah di Kabupaten Kuningan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, menimbulkan tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Menurut
Bidang Pengelolaan dan pengendalian Sampah DLHK Kabupaten Kuningan,Andi Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah pembuatan Refuse Derived Fuel (RDF) mandiri.
"Pembuatan RDF mandiri bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah sampah di Kuningan," kata Kabid Andi , Kamis (12/3/2026)
Apalagi saat ini,kata Kabid Andi, permintaan terkait RDF itu sudah ada bahkan permintaan nya dengan volume perhari jumlah nya sangat besar yaitu perusahaan Indocement Cirebon
Dengan melakukan pembuatan RDF mandiri dari tiap rumah selain dapat mengatasi permasalahan tumpukan sampah,juga bisa menambah penghasilan bagi keluarga.
" Harga perkilo pihak perusahaan siap menampung dengan harga Rp 300 tapi kalau di anter langsung ke gudang pihak perusahaan merek siap membeli dengan harga Rp 400 , menurut saya insyaallah kalau terkait kendaraan angkut pihak pemerintah daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas ini (DLHK) pun insyaallah pasti siap , apalagi kalau ad rekomendasi dari Bupati," tuturnya
Apalagi kalau tiap desa dengan bumdes nya bisa bisa mengakomodir atau menampung dan membeli dari tiap rumah, insyaallah permasalahan terkait sampah di Kabupaten Kuningan bisa segera teratasi," ucapnya
"Coba bayangkan saja kalau tiap rumah orang orang menggunakan waktu luangnya dengan memilah dan memotong motong sampah dan sebulan bisa menghasilkan Satu kilo gram saja , kalau satu desa berapa kilogram sebulan, itu khan bisa jdi pundi rupiah bagi keluarga,"tegasnya
"Cuman permasalahan nya semua itu hrus dengan dilakukannya sosialisasi yang intensif terutama pada BUMDES mau apa tidak ? Pungkasnya
RDF adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah, memiliki nilai kalor tinggi dan dapat digunakan sebagai substitusi batubara di industri. Dengan pembuatan RDF, Kuningan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA hingga 90% dan menghasilkan bahan bakar yang ramah lingkungan.
Proses pembuatan RDF meliputi:
Pemilahan: Sampah dipisahkan dari material non-combustible seperti logam dan kaca, serta sampah B3.
Pencacahan: Sampah dicacah menggunakan mesin untuk memudahkan pengeringan.
Pengeringan: Sampah dikeringkan untuk mengurangi kadar air hingga mencapai nilai kalor yang optimal.
Pemadatan: RDF yang sudah diproses dikemas dan disimpan sebelum dikirim ke industri pengguna.
(Red)


