![]() |
| Gambar karikatur SPPG hanya pelengkap brita |
Kuningan RIN-
Situasi memanas di Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan setelah dua kubu pengurus SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) saling mengklaim sebagai pengelola sah yayasan yang menaungi program tersebut.
Menurut Aceng pihak Yayasan Al Raswad Dari sejak awal pihaknya yang urus segala sesuatu nya termasuk pembangunan tempat , tapi tiba tiba data di pusat udah ganti nama yayasan nya.
"Dari awal kita yang urus , tai tiba nama yayasan nya berubah," Katanya.
Dia juga mengaku sudah konsultasi dengan dengan pihak aliansi , bahkan Alian si mempertanyakan apakah pernah menandatangani surat kesepakatan apa belum ,
"Kalau di garawangi pihak kita tau pindah yayasan karena sebelumnya atas dasar kesepakatan kalau di Ciniru tidak ,tiba tiba nama berubah, akhirnya kita menduga ada tanda tangan palsu dalam peristiwa tersebut," paparnya
Bahkan terkait SLHS yang diduga ditahan, Aceng mengaku karena yayasan masih nama SPPG Ar Raswad,
Sementara dari informasi yang di dapat media ini Untuk pembiayaan untuk pembuatan SLHS yaitu berasal dari masing masing bukan di biayai Yayasan , jadi seperti milik pribadi.
Awalnya Ar Raswad mengusulkan 9 titik SPPG, tapi yang di ACC Cuman 5 titik , berjalannya waktu dari Ke lima titik ada yang mengundurkan diri pindah yayasan ,sebab diduga banyak yang ketidak nyamanan atau ke cocokan dan sekarang yang di bawah naungan Yayasan Ar Raswad hanya karena Ciniru masih dalam proses 3 yaitu Nusaherang , Sindang agung dan di Beber . Hal itu di benarkan oleh Aceng salah seorang kepengurusan dari yayasan Ar Raswad.
Diakhir konfirmasi Pihak Yayasan Ar Raswad mengaku dalam hal ini saran dari solusi dari aliansi menurut nya ada dua pilihan
" pertama kembali lagi ke yayasan semula yang kedua memberikan konfensasi , atau ganti rugi ,"pungkasnya
Sampai berita ini di munculkan ketua yayasan Ar Raswad sekaligus ketua PGRI Kabupaten Kuningan dan Jaelani Wakasek SMKN Japara yang namanya lebih familiar dikalangan SPPG,karena informasi nya dia yang lebih Dominan aktif di urusan SPPG belum berikan tanggapan.
Dari berbagai sumber, bersambung ke edisi berikutnya ( tim /red)


