
Gambar karikatur hanya pelengkap brita saja
Kuningan RIN -
Sejumlah warga Desa Cigarukgak, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Cigarukgak (PORKOMACI) mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Kuningan pada Selasa (23/6) pagi untuk menyampaikan tuntutan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan anggaran yang dilaporkan sejak Januari 2025. Aksi datang langsung tersebut dihadiri beberapa warga perwakilan forum, yang membacakan delapan tuntutan utama.
Dalam pernyataannya, warga menegaskan kekecewaan terhadap lambannya proses penanganan perkara yang telah bergulir di berbagai institusi, antara lain Polres, kejaksaan, Inspektorat, DPMD, dan pihak Bupati Kuningan. "Sudah 18 bulan sejak laporan awal, namun perkara belum juga dilimpahkan ke pengadilan," kata salah seorang warga jawab pertanyaan wartawan depan ruang infektorat Kabupaten Kuningan
Forum forkomaci juga sembari menekankan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan dinilai terlalu berlarut.
Warga menyoroti khususnya penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat yang dianggap berjalan terlalu lama. Mereka mendesak agar hasil penghitungan tersebut segera diserahkan kepada aparat penegak hukum, yakni Polres Kuningan, sehingga proses peradilan dapat dilanjutkan. Selain itu, warga meminta agar perkara segera digelar dan dilimpahkan ke pengadilan, terutama dugaan anggaran fiktif dan penggelembungan anggaran pada tahun anggaran 2024.
perwakilan dari forum yang hadir menyatakan komitmen warga untuk mengawal proses hukum tahap demi tahap sampai putusan pengadilan. Untuk memperkuat pengawalan, Forum juga telah berkoordinasi dan meminta bantuan Lembaga Bantuan Hukum agar ikut mendampingi dan mengawal perkara sampai tuntas. "Kami masyarakat Cigarukgak yakin dan percaya bahwa keadilan dapat ditegakkan oleh pihak terkait,"
Kedatangan warga ke Inspektorat merupakan respons atas kekhawatiran berlarutnya penanganan perkara yang berdampak pada kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum dan pengelolaan keuangan daerah. Pihak Inspektorat belum memberikan pernyataan resmi pada saat warga berangkat, dan upaya meminta konfirmasi terhadap respons Inspektorat serta Polres Kuningan masih berlangsung.
Reporter : Asber Radar investigasi.com

