![]() |
| Kepala sekolah SMK patriot Ciawi gebang |
Kuningan RIN-
Di tengah kesibukannya sebagai kepala sekolah, Kepala SMK Patriot Ciawigebang, Kecamatan Ciawi Kabupaten Kuningan,Drs. H. Iip Sabit, M.A., tetap menunjukkan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan. Meski sebagai kepala sekolah tidak diwajibkan mengajar, ia memilih tetap aktif memberikan pembelajaran, khususnya di bidang keagamaan.
Menurut H. Iip Sabit, setiap pekan dirinya rutin mengajar selama enam jam pelajaran, dengan materi yang diprioritaskan adalah tahsin Al-Qur'an, yakni membimbing siswa agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
"Tujuan utama kami adalah membangkitkan semangat keagamaan para siswa sekaligus menjadikannya sebagai investasi untuk kehidupan mereka di masa depan dan akhirat," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya,Rabu (5/8/2026)
Ia meyakini bahwa kebiasaan membaca Al-Qur'an, meskipun hanya dua hingga tiga ayat setiap hari, akan memberikan dampak yang luar biasa apabila dilakukan secara istiqamah oleh seluruh peserta didik.
"Kalau setiap hari ada sekitar 900 siswa yang membaca dua atau tiga ayat Al-Qur'an, insyaallah keberkahannya sangat luar biasa. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar sekolah," katanya.
Budaya religius di SMK Patriot Ciawigebang juga diterapkan secara konsisten dalam aktivitas harian. Seluruh siswa dibiasakan untuk mengawali kegiatan dengan membaca Al-Qur'an, melaksanakan Salat Dhuha, kemudian Salat Zuhur berjamaah, serta setiap kegiatan tahsin Al-Qur'an selalu ditutup dengan lantunan sholawat.
Melalui pembiasaan tersebut, pihak sekolah berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, karakter religius, serta kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai bekal menghadapi kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Komitmen Drs. H. Iip Sabit, M.A. dinilai sangat patut menjadi contoh positif bahwa seorang kepala sekolah tidak hanya bertugas sebagai administrator pendidikan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membina karakter dan spiritual peserta didik secara langsung.
(Tim Red)


