
Pimpinan Redaksi Radar investigasi.com Saefulrohmat RN
Penulis pimpinan Redaksi Radar investigasi.com
Radar investigasi .com -
Wartawan bukanlah hakim, bukan pula jaksa yang bertugas menjatuhkan vonis atau menentukan seseorang bersalah. Karena itu, profesi jurnalistik harus tetap ditempatkan pada koridor yang benar: independen, berimbang, berdasarkan fakta, serta berpijak pada realita di lapangan.
Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan memiliki tanggung jawab untuk menggali informasi, melakukan konfirmasi, menyajikan fakta, serta memberikan ruang kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan.
Sebuah pemberitaan tidak semestinya dibangun berdasarkan asumsi, opini pribadi, ataupun kesimpulan sepihak. Sebaliknya, setiap informasi harus diuji dan dikonfirmasi agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai persoalan yang diberitakan.
Begitu pula ketika terdapat dugaan persoalan dalam sebuah kegiatan atau program pemerintah. Wartawan boleh mempertanyakan, melakukan investigasi jurnalistik, meminta klarifikasi dan menyampaikan temuan kepada publik. Namun, wartawan tidak berada pada posisi untuk menghakimi atau menetapkan seseorang bersalah secara hukum.
Prinsip tersebut penting untuk menjaga marwah pers sekaligus menghindari kesalahkaprahan dalam memahami tugas jurnalistik.
Independensi juga berarti wartawan tidak boleh menjadi alat kepentingan pihak tertentu. Baik kepentingan pribadi, kelompok, maupun institusi. Fakta tetap harus menjadi dasar utama dalam menentukan arah pemberitaan.
“Wartawan bukan hakim dan bukan jaksa. Tugas wartawan adalah mencari, menguji, mengonfirmasi, lalu menyampaikan fakta kepada masyarakat. Soal benar atau salah secara hukum, itu menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan lembaga peradilan,” demikian prinsip yang harus terus dijaga dalam setiap kerja jurnalistik.
Dengan berpegang pada fakta dan realita, media diharapkan mampu menjadi kontrol sosial yang sehat, bukan justru menjadi ruang untuk menghakimi.
Karena pada akhirnya, pers yang independen bukan pers yang bebas menuduh, tetapi pers yang berani menyampaikan fakta tanpa kehilangan tanggung jawab dan etika jurnalistik.
(Red )

