KUNINGAN, RadarInvestigasi.com —
Kontingen Kabupaten Kuningan bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Di tengah keterbatasan anggaran, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar tetap optimistis para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan memperbaiki peringkat dibandingkan ajang sebelumnya.
Pelepasan kontingen berlangsung di De’John Pool Biliard, Kabupaten Kuningan, Senin (26/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan pesan motivasi agar para atlet tidak minder menghadapi persaingan dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.
“Bertarung sabubukna. Kita tidak boleh minder, tidak boleh tidak percaya diri karena keterbatasan dan sebagainya. Mental bertanding yang harus dikedepankan,” ujar Bupati saat memberikan motivasi kepada kontingen.
Menurutnya, para atlet telah menjalani latihan dan mendapatkan pendampingan dari pelatih. Dengan persiapan tersebut, ia berharap seluruh anggota kontingen dapat bertanding secara maksimal, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas maupun dukungan anggaran.
Bupati juga menekankan pentingnya tekad dan mental juang sebagai modal menghadapi kompetisi.
“Jangan lihat fisiknya, jangan lihat fasilitasnya. Yang penting tekadnya, mentalnya untuk bertanding memberikan yang maksimal buat Kuningan,” tegasnya.
Ia meyakini mental bertanding atlet Kuningan tidak kalah dibandingkan atlet dari daerah lain. Doa dan dukungan masyarakat juga diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet selama mengikuti pertandingan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati menyebut jumlah kontingen secara keseluruhan mencapai sekitar 400 orang, termasuk ofisial, dengan jumlah atlet sebanyak 280 orang.
Ia mengakui Kabupaten Kuningan tidak mengirimkan atlet ke seluruh cabang olahraga. Keputusan tersebut diambil secara selektif dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran serta potensi prestasi masing-masing cabang olahraga.
“Kita tidak semua cabang olahraga. Kita selektif karena keterbatasan anggaran. Kita mendorong cabang-cabang olahraga yang punya potensi saja,” ungkapnya.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berupaya memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang bersaing. Meski demikian, efektivitas seleksi tersebut nantinya akan terlihat dari hasil yang diraih para atlet di arena pertandingan.
Ketika ditanya mengenai target medali emas, Bupati tidak menyebutkan angka secara spesifik. Ia menegaskan bahwa sasaran utama Kabupaten Kuningan adalah memperbaiki peringkat dari pencapaian pada Porprov sebelumnya.
“Pokoknya ingin memperbaiki peringkat. Saya menyadari keterbatasan anggaran. Saya mendengar kabupaten dan kota lain sudah betul-betul matang, tetapi saya tetap optimistis dengan tekad dan latihan serius atlet Kabupaten Kuningan,” katanya.
Saat disinggung mengenai peluang masuk 10 besar, Bupati kembali menegaskan bahwa target yang ditetapkan adalah memperbaiki peringkat sebelumnya, bukan menetapkan angka tertentu sebagai sasaran resmi.
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kontingen Kuningan menghadapi persaingan dengan mempertimbangkan kondisi persiapan dan kemampuan anggaran daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah disebut telah menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu.
Bupati menyampaikan bahwa besaran bonus yang disiapkan tidak akan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dan masih terbuka kemungkinan untuk ditingkatkan.
“Bonusnya tidak kurang dari tahun kemarin, mungkin bisa bertambah. Walaupun APBD terbatas, tapi untuk dunia olahraga, kita sikat aja!” ucapnya penuh semangat.
Pernyataan tersebut menjadi dorongan moral bagi para atlet untuk berjuang meraih prestasi. Namun, kepastian mengenai besaran bonus dan mekanisme pemberiannya tetap perlu mengacu pada ketentuan serta alokasi anggaran yang ditetapkan pemerintah daerah.
Pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk menunjukkan hasil persiapan yang telah dilakukan.
Masyarakat Kabupaten Kuningan tentu berharap keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi lahirnya prestasi. Seleksi cabang olahraga yang tepat, disiplin latihan, kesiapan mental, dan dukungan yang terukur menjadi faktor penting dalam menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026.
Kini, tantangan sesungguhnya berada di arena pertandingan. Optimisme telah disampaikan, bonus telah dijanjikan, dan target memperbaiki peringkat telah ditegaskan. Hasil akhirnya akan ditentukan oleh perjuangan para atlet dalam membawa nama Kabupaten Kuningan.
RadarInvestigasi.com — Jelas Fakta Tanpa Kompromi.




