-->

Notification

×


 


 


 

Anggaran dan Izin Kegiatan di Luar Kabupaten SMAn 1 Gegesik Patut Jadi Sorotan

Rabu, 29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-29T14:45:24Z


Radar investigasi.com

Kegiatan pembelajaran di luar kabupaten yang digelar SMA Negeri 1 Gegesik, Kabupaten Cirebon yang digelar 28 - 30 April 2026 , menjadi sorotan publik. Aspek anggaran dan kelengkapan izin kegiatan bertajuk "Dedikasi Siswa Melalui Riset dan Eksplorasi" itu dipertanyakan sejumlah pihak.




Menurut Untung Salah seorang pembina Kegiatan, Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan ini diikuti oleh 374 siswa dengan pendampingan guru. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi riset dan penguatan Profil Pelajar Pancasila..


Lebih jauh dia juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sekolah dan karena keinginan orang tua yang sudah direncanakan. “Kegiatan ini karena keinginan orang tua, dn penitia nya juga dari orang tua murid, kami hanya mendampingi," katanya menjawab pertanyaan wartawan 


Soal izin, menurutnya sudah berkoordinasi atau berkirim surat dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX. Namun waktu di tanya bukti  fisik surat izin tersebut dia tidak bisa menunjukkan dengan alasan ada di ketua pelaksana yang lagi berada di kota Cirebon.

" Kami tidak tau terkait kedalaman anggaran dan izin segala macamnya, hanya tau kerangka nya saja ," tegasnya 


Untuk anggaran, Untung menegaskan bukan dari dana BOSP tetapi dari orang tua, terkait besaran anggaran dia mengaku tidak tau.


Waktu di tanya SOP Keamanan perjalanan dan izin dari Dinas perhubungan terkait data kelayakan armada yang di gunakan dia tidak bisa menjelaskan, tapi berjanji akan mengkomunikasikan dengan Ketua penitia kegiatan Disertasi SMA negeri 1 Gegesik Cirebon tersebut. Namun sampai berita ini di munculkan belum juga ada tindak lanjut.


Di sisi lain, salah seorang peserta (siswa..red) saat di wawancara Selasa 28 April kemarin, mengatakan bahwa kegiatan ini di wajibkan sebab ada kaitannya dengan nilai untuk kenaikan kelas. Untuk anggaran menurut narasumber Rp 400.000 per siswa

"Kesini tadi pake mobil Elf sekitar 39 mobil, karena kalau pake bus, takut ketauan Pa Dedi ( gubernur Jawa Barat...red) ," katanya.


Sementara Direktur BUMDES Desa Kaduela sangat mengapresiasi kegiatan SMA 1 Gegesik tersebut dan meras bangg karena pihak BUMDES dan Wilayahnya di percaya mensukseskan acara tersebut.


Asep Berlin salah seorang pengamat dunia pendidikan dan pemantau kinerja aparatur negara, menilai kegiatan Disertasi SMA negeri 1 Gegesik Cirebon tersebut transparansi perlu dikedepankan. “Kegiatan ke luar daerah pasti menyedot anggaran besar dan menyangkut keselamatan siswa. Publik perlu tahu detail penggunaan anggarannya dan memastikan semua izin, termasuk rekomendasi dari Dinas dan kepolisian, sudah lengkap,” ungkapnya.


Hingga berita ini diturunkan, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah KCD Cirebon  belum memberikan pernyataan resmi terkait verifikasi izin kegiatan tersebut.


Diketahui, program Dedikasi melalui riset dan eksplorasi merupakan agenda tahunan SMA Gegesik untuk mendorong siswa belajar langsung di lapangan. Meski tujuannya positif, aspek tata kelola, legalitas, dan akuntabilitas keuangan diharapkan tetap menjadi perhatian utama semua pihak.

(Tim /red)


×
Berita Terbaru Update