-->

Notification

×


 


 


 

FLS3N dan FTBI Komisariat 3 Ciamis Digelar, Wadah Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Minggu, 26 April 2026 | April 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-26T04:48:08Z

Festival Lomba dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). 

Ciamis RIN-

Komisariat 3 Kabupaten Ciamis kembali menggelar ajang bergengsi Festival Lomba dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama mengembangkan potensi, menumbuhkan kreativitas, serta menanamkan rasa cinta siswa terhadap seni dan bahasa.

 


Acara ini diikuti oleh 21 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat yang berada di lingkup wilayah Komisariat 03 Kabupaten Ciamis.

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Gini Sugihartika Dewi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk menjaring bakat dan menampilkan kemampuan terbaik para siswa.

 

"Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kemampuan dan pencarian bibit unggul. Kami berharap para peserta dapat menunjukkan bakat secara maksimal serta mengembangkan kreativitasnya. Nantinya, siswa yang berprestasi akan berhak mewakili Komisariat 03 untuk berlaga di tingkat Kabupaten Ciamis," ujar Gini.

 

Ia juga menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis bagi siswa untuk menyalurkan minat di bidang seni budaya, Bahasa Indonesia, maupun Bahasa Daerah, khususnya Bahasa Sunda.

 

Sementara itu, Ketua Komisariat 03, H. Nanang Budiawan, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi siswa untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

 

"Kami berharap dari ajang ini lahir siswa-siswi yang berprestasi. Mereka yang terpilih nantinya akan membawa nama baik Komisariat 03 untuk bersaing di tingkat yang lebih bergengsi," tuturnya.

 

Rangkaian lomba yang dipertandingkan sangat beragam. Pada bidang seni budaya, meliputi musik tradisional, ansambel campuran, solo vokal, tari kreasi, pantomim, dan ilustrasi.

 

Di bidang kebahasaan, peserta berlomba dalam kategori Bahasa Indonesia seperti mendongeng dan menulis cerita, serta kategori Bahasa Sunda yang meliputi pupuh, sajak, borangan, carpon, biantara, ngadongeng, hingga penulisan aksara Sunda.

 

Melalui berbagai cabang lomba tersebut, diharapkan siswa semakin percaya diri, kreatif, dan memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Lebih dari itu, kegiatan ini juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan budaya bangsa dan bahasa daerah sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.

 

Diharapkan, FLS3N dan FTBI ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan mencintai warisan leluhur.

(****)

×
Berita Terbaru Update