Notification

×


 


 


 

Rp150 Juta APBD Kuningan Mengalir untuk Laptop PKBM, Disdikbud: Pengadaan via E-Katalog, Tahun Ini Belum Ada Pengajuan Baru

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T03:08:39Z


KUNINGAN Radar investigasi.com–


Bantuan pengadaan laptop bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Kuningan telah tersalurkan dengan total anggaran mencapai Rp150 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan.


Program pengadaan tersebut menjadi perhatian karena menurut Kepala Seksi Kelembagaan Bidang PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, bantuan tersebut bukan merupakan program yang baru diajukan pada masa jabatannya. Program itu merupakan pengajuan tahun sebelumnya, sebelum dirinya menjabat pada posisi tersebut.


“Program tersebut pengajuan tahun lalu, sebelum saya menjabat sekarang. Saya hanya menyalurkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (8/92026 ) di ruang kerjanya 


Ia menjelaskan, proses pengadaan laptop dilakukan melalui e-Katalog, sesuai mekanisme pengadaan pemerintah. Setelah proses pengadaan selesai, bantuan kemudian disalurkan kepada lembaga PKBM yang telah ditetapkan sebagai penerima.


Terkait adanya pihak forum PKBM yang tidak mengetahui program tersebut, ia menilai hal itu dapat dipahami karena prosesnya memang tidak melibatkan Forum PKBM secara langsung.


“Wajar kalau pihak forum nggak tahu karena tidak melibatkan forum PKBM,” katanya.



Persoalan kemudian bergeser pada PKBM yang hingga kini belum memperoleh bantuan perangkat tersebut.


Saat ditanyakan apakah pada tahun ini Disdikbud kembali mengajukan program serupa untuk lembaga yang belum mendapatkan bantuan, ia memastikan belum ada pengajuan baru.


Alasannya, kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Kuningan menjadi pertimbangan utama.


“Tidak, karena melihat situasi keuangan Pemda saat ini belum betul-betul sehat,” ungkapnya.


Meski demikian, dirinya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas terealisasinya program bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan laptop merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kebutuhan sarana pembelajaran bagi lembaga pendidikan nonformal.


Dengan total anggaran Rp150 juta dari APBD Kuningan, program tersebut diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi PKBM penerima, terutama dalam menunjang kegiatan administrasi maupun proses pembelajaran yang semakin membutuhkan perangkat teknologi.


Di sisi lain, keberadaan program tersebut juga menunjukkan bahwa dukungan terhadap PKBM tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan nonformal. Namun, bagi lembaga yang belum memperoleh bantuan, peluang mendapatkan perangkat serupa tahun ini tampaknya masih harus menunggu kemampuan keuangan daerah.


Radar Investigasi — Jelas Fakta Tanpa Kompromi.

×
Berita Terbaru Update